Dyah Roro Esti Widya Putri, akrab disapa Roro Esti, merupakan politikus Partai Golkar yang dikenal sebagai salah satu figur muda di panggung politik nasional. Kariernya berkembang melalui dunia legislatif sebelum dipercaya mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia dalam Kabinet Merah Putih. Berbekal latar belakang pendidikan internasional dan perhatian terhadap isu lingkungan, energi, serta ekonomi berkelanjutan, ia menjadi salah satu representasi generasi muda dalam pemerintahan Indonesia.
Roro Esti merupakan putri dari Satya Widya Yudha, mantan anggota DPR RI sekaligus politikus Partai Golkar, dan Diah Ambarsari. Meski tumbuh di lingkungan keluarga yang dekat dengan dunia politik, ia lebih dahulu membangun kapasitas akademik sebelum terjun ke pemerintahan. Pendidikan dasar dan menengah ditempuh di sejumlah sekolah internasional di Indonesia, Inggris, Vietnam, hingga Tiongkok. Setelah itu, ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dan Sosiologi dari University of Manchester, mengikuti program pascasarjana di Harvard University, dan menyelesaikan gelar Master of Science di bidang Environmental Technology di Imperial College London melalui beasiswa LPDP.
Sebelum menjadi politikus, Dyah Roro aktif dalam kegiatan advokasi lingkungan. Bersama saudaranya, ia mendirikan Indonesian Energy and Environmental Institute (IE2I), sebuah organisasi yang berfokus pada isu energi bersih, perubahan iklim, dan pembangunan berkelanjutan. Pengalaman tersebut membentuk fokus kebijakannya ketika memasuki dunia politik, khususnya dalam isu transisi energi, lingkungan hidup, dan ekonomi hijau.
Karier politiknya dimulai pada Pemilu 2019 ketika terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur X yang meliputi Kabupaten Gresik dan Lamongan. Selama bertugas di Komisi VII DPR RI, ia banyak terlibat dalam pembahasan kebijakan yang berkaitan dengan energi, riset, teknologi, industri, dan lingkungan hidup. Ia juga aktif menyuarakan pentingnya pemanfaatan energi terbarukan serta peningkatan daya saing industri nasional.
Pada 2024, Dyah Roro dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan. Penunjukan tersebut menjadikannya salah satu wakil menteri termuda di Kabinet Merah Putih. Dalam menjalankan tugasnya, ia berfokus pada penguatan perdagangan nasional, peningkatan daya saing produk Indonesia di pasar global, serta pemberdayaan pelaku usaha, termasuk UMKM. Selain aktif di pemerintahan, Dyah Roro juga terlibat dalam kepengurusan Partai Golkar sebagai Wakil Bendahara Umum.
Dengan pengalaman di bidang lingkungan, ekonomi, dan kebijakan publik, Dyah Roro Esti Widya Putri menjadi salah satu tokoh muda yang diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional. Kiprahnya menunjukkan bagaimana kombinasi pendidikan, pengalaman profesional, dan keterlibatan dalam organisasi dapat menjadi modal dalam menjalankan amanah di pemerintahan.
