Wahyu Hidayat adalah birokrat karier yang kemudian terjun ke pemerintahan lokal Kota Malang. Ia dilantik sebagai Wali Kota Malang pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Wali Kota Ali Muthohirin oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum menjabat wali kota, Wahyu pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang dan sempat menjadi Penjabat Wali Kota Malang. Ia juga pernah menjadi Kepala Dinas Perikanan Kota Malang.
Sebagai wali kota, Wahyu mengusung visi “Malang Mbois Berkelas”. Menurut dia, pembangunan kota harus dilakukan melalui kolaborasi, baik dengan masyarakat, pengusaha, maupun berbagai elemen pemerintahan lokal, demi mewujudkan Malang yang modern, inklusif, dan berkelas.
Di dalam kepemimpinannya, Wahyu juga memberikan perhatian serius pada guru dan tenaga pendidikan: misalnya saat mengukuhkan pengurus PGRI Kota Malang periode 2025–2030, ia menekankan peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, sekaligus mendukung modernisasi pendidikan dengan teknologi.
