Prabowo Subianto

You are here:
Dedy Wahyudi

Dedy Wahyudi adalah figur pemimpin yang lahir di Mukomuko, Bengkulu pada 7 Desember 1975. Sebelum meniti kariernya di pemerintahan, ia menekuni dunia media dan akademik — pernah menjadi dosen luar biasa, pemimpin redaksi di harian lokal, serta manajer dan komisaris pada perusahaan media dan bisnis. Berbekal latar belakang pendidikan (S1 Ekonomi, S2 Magister Manajemen cum-laude, dan gelar doktor), Dedy dikenal memahami tata kelola publik dan potensi pembangunan daerah.

Setelah menjabat sebagai Wakil Wali Kota periode 2018–2023, Dedy Wahyudi resmi terpilih sebagai Wali Kota Bengkulu periode 2025–2030. Sebagai Wali Kota, Dedy membawa semangat dekat dengan masyarakat — ia bahkan sediakan nomor kontak langsung untuk aduan warga, responsif terhadap keluhan seperti drainase mampet, permintaan layanan publik, dan mendatangi warga untuk urusan suka maupun duka. Di bawah kepemimpinannya, Kota Bengkulu memprioritaskan pembangunan infrastruktur, layanan publik, kesehatan, pendidikan, serta kebijakan sosial untuk kesejahteraan — mencerminkan komitmen Dedy untuk mewujudkan kota yang maju, religius, bahagia, dan berdaya saing

Visi

Menjadikan Bengkulu sebagai kota yang “maju, modern, dan berdaya saing.”

Misi

  • Peningkatan infrastruktur dan konektivitas.

  • Peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.

  • Pengembangan ekonomi kreatif, pariwisata, dan sektor UMKM.

  • Tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan dekat dengan masyarakat.

  • Penanganan masalah lingkungan — terutama drainase dan banjir, serta kebersihan.

Riwayat Pendidikan

  • Sarjana Ekonomi — Universitas Bengkulu (UNIB), lulus 1999

  • Magister Manajemen (S2) — UNIB, lulus dengan predikat cum laude.

  • Doktor Ilmu Manajemen — FEB UNIB.

Riwayat Jabatan

  • Sebelum politik: dosen luar biasa Program DIII Jurnalistik, pemimpin redaksi surat kabar lokal, General Manager RBTV, komisaris perusahaan media/bisnis.

  • Wakil Wali Kota Bengkulu periode 2018–2023.

  • Wali Kota Bengkulu periode 2025–2030.