Eva Dwiana dikenal sebagai “Bunda Eva”, sosok perempuan pertama yang memimpin Bandar Lampung — sebuah tonggak penting bagi kota tersebut. Lahir dan besar di Tanjung Karang (sekarang bagian dari Bandar Lampung) pada 25 April 1970, ia tumbuh dengan semangat sosial serta empati terhadap warga, terutama kalangan perempuan dan keluarga. Sebelum terjun ke politik formal, Eva Dwiana aktif menjalankan peran kemasyarakatan lewat pendirian Majelis Taklim Rachmat Hidayat yang didirikan pada 2007 — organisasi keagamaan & sosial yang menyentuh banyak warga melalui pengajian, dukungan sosial, dan kegiatan komunitas.
Memasuki dunia politik, kariernya berkembang pesat: dari Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bandar Lampung (2011–2016), kemudian bergabung ke PDI-P dan aktif sebagai Ketua Bidang Perempuan dan Anak DPD PDIP Lampung. Ia sempat duduk di legislatif — sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung (Komisi III) — sebelum akhirnya maju menjadi Wali Kota.
Sejak dilantik (Februari 2021), Eva kerap menekankan pendekatan “jemput bola” kepada masyarakat: turun langsung, mendengarkan keluhan warga, serta menjalankan program pelayanan publik dan kesejahteraan. Gayanya yang keibuan dan peduli membuatnya populer — terutama di kalangan perempuan dan keluarga.
