Arlan adalah seorang pengusaha sukses dan politisi dari Partai Gerindra yang menjabat sebagai Wali Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, sejak 20 Februari 2025. Sebelum terjun ke politik, ia membangun bisnis di sektor karet dan kontraktor. Perjalanan kariernya tidak mudah — bisnis karet Arlan sempat bangkrut pada 1997, namun ia kembali bangkit dan menumbuhkannya menjadi usaha besar dengan ratusan karyawan dan ribuan mitra petani.
Dalam Pilkada 2024, ia berpasangan dengan Franky Nasril dan meraih kemenangan dengan dukungan koalisi dari banyak partai. Sebagai wali kota, ia membuat kebijakan pro-petani, termasuk menetapkan 800 hektare lahan kota sebagai lahan pertanian gratis bagi petani. Namun, kepemimpinannya juga menuai sorotan publik karena kontroversi: pada September 2025, mencuat isu pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih yang menegur anaknya, dan kemudian Arlan meminta maaf atas kejadian tersebut. Di sisi pribadi, Arlan juga dikenal memiliki empat istri, yang diperkenalkan secara terbuka saat kampanye, dan melaporkan kekayaan mencapai sekitar Rp 17 miliar.
