Prabowo Subianto

You are here:
Meki Fritz Nawipa

Meki Fritz Nawipa, S.H., merupakan politikus Indonesia yang menjabat sebagai Gubernur Papua Tengah periode 2025–2030. Ia dilantik bersama Wakil Gubernur Deinas Geley oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. Keduanya menjadi gubernur dan wakil gubernur definitif pertama sejak Provinsi Papua Tengah dibentuk sebagai daerah otonom baru pada 2022. Sebelum memimpin tingkat provinsi, Meki memiliki pengalaman sebagai pilot penerbangan perintis dan Bupati Paniai.

Meki Fritz Nawipa lahir di Enarotali, Kabupaten Paniai. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SD YPPI Kebo 1 Paniai, melanjutkan ke SMP Negeri Aradide, dan menempuh pendidikan menengah di SMA Negeri 5 Jayapura. Ia juga pernah belajar di Bible College of Victoria, Melbourne, Australia. Selain pendidikan tersebut, Meki mengikuti pelatihan penerbangan di Deraya Flying School, Jakarta, dan MAF Flight Training Centre di Papua Nugini. Pendidikan dan pelatihan itu menjadi bekal bagi kariernya di dunia penerbangan.

Sebelum terjun ke politik, Meki bekerja sebagai pilot penerbangan perintis yang melayani sejumlah wilayah terpencil di Papua. Ia pernah menerbangkan pesawat untuk beberapa operator, termasuk Mission Aviation Fellowship (MAF), Susi Air, Alfa Trans, dan Tariku Aviation. Penerbangan perintis berperan penting dalam menghubungkan masyarakat di daerah yang sulit dijangkau melalui jalur darat, termasuk untuk mobilitas penumpang dan distribusi kebutuhan pokok. Pengalaman tersebut mendekatkannya dengan tantangan konektivitas dan pelayanan masyarakat di wilayah pedalaman.

Pada 2018, Meki memasuki dunia politik dengan mengikuti pemilihan kepala daerah di Kabupaten Paniai. Ia terpilih sebagai bupati dan menjabat hingga 2023. Salah satu kebijakan yang mendapat perhatian adalah upaya membuka kesempatan bagi Orang Asli Papua untuk mengikuti seleksi calon pegawai negeri sipil. Setelah itu, ia maju dalam Pilkada Papua Tengah 2024 bersama Deinas Geley dan terpilih sebagai gubernur pertama provinsi tersebut. Dalam memimpin Papua Tengah, Meki menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas pembangunan, disertai penguatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan Orang Asli Papua, dan pembangunan infrastruktur. Pada September 2025, pemerintahannya mengumumkan sembilan program prioritas, termasuk pendidikan gratis dan sekolah sepanjang hari. Pemerintah provinsi juga mendorong perencanaan pembangunan berbasis data agar program daerah lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Visi

Papua Tengah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing melalui penguatan kualitas sumber daya manusia.

Misi

Meningkatkan akses dan mutu pendidikan melalui pendidikan gratis, sekolah sepanjang hari, dan pengembangan fasilitas pendidikan.
Memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan akses layanan medis dan kampanye hidup sehat bagi masyarakat di wilayah perkotaan maupun pedalaman.
Memberdayakan Orang Asli Papua (OAP) melalui peningkatan keterampilan, pendidikan, dan kesempatan berpartisipasi dalam dunia kerja serta pembangunan daerah.
Mempercepat pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah.
Mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal, pertanian, dan peningkatan kapasitas tenaga kerja.
Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan melalui perencanaan pembangunan berbasis data, pengelolaan anggaran yang bertanggung jawab, dan koordinasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Riwayat Pendidikan

SD YPPI Kebo 1, Paniai.
SMP Negeri Aradide, Paniai.
SMA Negeri 5 Jayapura.
Bible College of Victoria, Melbourne, Australia.
Deraya Flying School, Jakarta.
MAF Flight Training Centre, Papua Nugini.
Universitas Cenderawasih, Jayapura.

Riwayat Jabatan

Pilot penerbangan perintis di Papua, sejak 2008.
Bupati Paniai, 2018–2023.
Gubernur Papua Tengah, 2025–2030.