Larasati Moriska merupakan salah satu wajah baru dalam politik nasional yang mencuri perhatian publik setelah terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Kalimantan Utara periode 2024–2029. Namanya menjadi sorotan karena berhasil mencatatkan sejarah sebagai anggota DPD RI termuda yang dilantik pada periode tersebut. Kehadirannya di Senayan dinilai sebagai simbol semakin terbukanya ruang politik bagi generasi muda untuk berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan nasional.
Larasati lahir di Nunukan, Kalimantan Utara. Ia berasal dari keluarga yang memiliki rekam jejak panjang di dunia politik. Ayahnya, Nardi Aziz, pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Nunukan, sedangkan ibunya, Asni Hafid, merupakan mantan anggota DPD RI dari Kalimantan Utara. Selain itu, kakeknya, Abdul Hafid Achmad, juga dikenal sebagai tokoh politik yang pernah menjabat Bupati Nunukan. Lingkungan keluarga tersebut membuat Larasati sejak kecil akrab dengan isu-isu pemerintahan dan pembangunan daerah. Dalam bidang pendidikan, Larasati Moriska menempuh studi di Universitas Prasetiya Mulya. Ia mengambil program studi yang berkaitan dengan bisnis dan pariwisata, sebelum menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 2024. Latar belakang akademiknya memberikan bekal dalam memahami isu ekonomi, pengembangan daerah, serta potensi sektor pariwisata yang dapat dikembangkan di Kalimantan Utara.
Perjalanan politik Larasati mulai mendapat perhatian luas saat Pemilu 2024. Meski masih berusia awal 20-an, ia berhasil memperoleh dukungan masyarakat Kalimantan Utara dan meraih kursi DPD RI. Saat pelantikan anggota parlemen pada 1 Oktober 2024, ia bahkan didapuk sebagai pimpinan sementara DPD RI dan MPR RI karena berstatus sebagai anggota termuda. Momen tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam sejarah parlemen Indonesia. Sebagai senator muda, Larasati menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Kalimantan Utara sekaligus mendorong partisipasi generasi muda dalam politik. Ia menilai keterlibatan anak muda penting untuk menghadirkan gagasan baru dan solusi yang relevan terhadap tantangan pembangunan masa kini. Dengan usia yang relatif muda dan latar belakang keluarga politik yang kuat, Larasati diharapkan mampu menjadi jembatan antara aspirasi generasi muda dan kebijakan publik di tingkat nasional.
