Indah Putri Indriani merupakan akademisi dan politikus Partai Golkar yang pernah menjabat sebagai Bupati Luwu Utara selama dua periode, yakni 2016–2021 dan 2021–2025. Ia lahir di Jayapura dan dikenal sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai kepala daerah di Sulawesi Selatan. Sebelum menjadi bupati, Indah lebih dahulu menjabat sebagai Wakil Bupati Luwu Utara periode 2010–2015. Sebelum terjun ke pemerintahan, Indah memiliki latar belakang di bidang akademik. Ia pernah menjadi akademisi di sejumlah perguruan tinggi, termasuk Universitas Indonesia, Universitas Bung Karno, dan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Di Universitas Indonesia, Indah menjadi Staf Pengajar Program S1 & Ekstensi FISIP. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Komisi II DPR RI Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah. Pendidikan formalnya ditempuh di Pesantren Modern Datok Sulaiman Palopo sebelum melanjutkan studi S1 di Universitas Hasanuddin dan S2 di Universitas Indonesia.
Karier politik Indah Putri Indriani dimulai ketika ia maju sebagai calon Wakil Bupati Luwu Utara pada Pilkada 2010. Ia kemudian terpilih dan mendampingi Bupati Arifin Junaidi hingga 2015. Pada Pilkada 2015, Indah kembali maju sebagai calon bupati dan terpilih untuk periode 2016–2021. Ia kemudian kembali memenangkan Pilkada Luwu Utara 2020 bersama Suaib Mansur untuk periode kedua. Rekapitulasi KPU mencatat pasangan tersebut memperoleh 80.078 suara. Selama memimpin Luwu Utara, Indah terlibat dalam berbagai agenda pembangunan daerah, mulai dari pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemulihan ekonomi dan sosial. Pada periode keduanya, pemerintah daerah juga memperkenalkan lima program unggulan yang dikenal dengan konsep BISA, yaitu Bisa Bangkit, Bisa Terkoneksi, Bisa Bersaing, Bisa Maju, dan Bisa Mandiri.
Indah mengakhiri masa jabatan sebagai Bupati Luwu Utara pada 20 Februari 2025 dan kemudian digantikan oleh Andi Abdullah Rahim. Sebelumnya, ia juga dipercaya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Luwu Utara. Setelah dua periode memimpin Luwu Utara, perjalanan politik Indah tetap menjadi bagian dari dinamika pemerintahan dan politik daerah Sulawesi Selatan.
