Prabowo Subianto

You are here:

Frans Lebu Raya merupakan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) selama dua periode, yakni 2008–2013 dan 2013–2018. Ia dikenal sebagai tokoh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) yang mengawali perjalanan kariernya sebagai pendidik sebelum aktif dalam organisasi dan pemerintahan. Selama memimpin NTT, Frans mengarahkan sejumlah program pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui pemberdayaan ekonomi di tingkat desa.

Frans Lebu Raya lahir di Desa Watoone, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah, ia sempat mengajar di kampung halamannya. Ia kemudian mendirikan SMP Katolik Lamaholot dan menjadi kepala sekolah. Pengalaman di bidang pendidikan tersebut mendahului kiprahnya di dunia akademik dan politik. Frans melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Nusa Cendana, Kupang, dan aktif dalam organisasi mahasiswa, termasuk Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Setelah lulus, ia juga pernah mengajar di perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Kupang.

Karier politik Frans berkembang melalui PDI Perjuangan. Ia pernah menjabat sebagai anggota sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT pada periode 1999–2004. Pada 2003, ia terpilih menjadi Wakil Gubernur NTT mendampingi Piet Alexander Tallo untuk periode 2003–2008. Pengalaman tersebut menjadi bekal ketika ia maju sebagai gubernur pada 2008. Frans kemudian memimpin NTT bersama Esthon Foenay pada periode pertama dan Benny Alexander Litelnoni pada periode kedua. Salah satu program yang identik dengan kepemimpinannya adalah Desa Mandiri Anggur Merah, singkatan dari Anggaran untuk Rakyat Menuju Sejahtera. Program yang mulai dijalankan pada 2011 itu memberikan dukungan dana bagi desa sasaran untuk mengembangkan kegiatan ekonomi produktif. Pendekatan ini menempatkan masyarakat desa sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah, dengan harapan potensi ekonomi lokal dapat berkembang dan membuka peluang peningkatan pendapatan warga.

Frans menyelesaikan masa jabatannya sebagai gubernur pada 2018. Ia tetap dikenal sebagai salah satu tokoh senior PDI Perjuangan di NTT dan pernah memimpin DPD partai tersebut di tingkat provinsi. Frans Lebu Raya meninggal dunia pada 19 Desember 2021 di Denpasar, Bali, dalam usia 61 tahun. Jenazahnya kemudian dimakamkan di Pulau Adonara melalui upacara militer. Kiprahnya dalam pendidikan, politik, dan pembangunan desa menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan Nusa Tenggara Timur.

Visi

Anggur Merah (Anggaran untuk Rakyat Menuju Sejahtera)

Misi

Mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat NTT.
Mengembangkan kegiatan ekonomi produktif di tingkat desa.
Memanfaatkan potensi lokal untuk memperkuat perekonomian masyarakat.
Memperluas kesempatan masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.

Riwayat Pendidikan

Universitas Nusa Cendana, Kupang

Riwayat Jabatan

Anggota dan Wakil Ketua DPRD NTT: 1999–2004.
Wakil Gubernur NTT: 2003–2008.
Gubernur NTT: 2008–2018.
Ketua DPD PDI Perjuangan NTT: 2000–2019.