Prof. Dr. Ir. Hj. Darmayanti Lubis merupakan akademisi dan politikus asal Sumatera Utara yang pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI). Ia lahir di Binjai, Sumatera Utara. Sebelum terjun ke politik nasional, Darmayanti dikenal sebagai akademisi di bidang teknik dan pernah menjabat sebagai Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU). Pengalamannya di dunia pendidikan menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya sebelum menjalankan tugas sebagai wakil daerah di tingkat nasional. Karier Darmayanti di dunia politik dimulai melalui DPD RI. Ia terpilih sebagai anggota DPD RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara untuk periode 2009–2014. Pada Pemilu 2014, Darmayanti kembali terpilih sebagai senator Sumatera Utara dengan perolehan 622.168 suara. Ia kemudian menjalankan masa jabatan sebagai anggota DPD RI periode 2014–2019. Selama bertugas, ia membawa pengalaman akademiknya ke lingkungan parlemen dan terlibat dalam pembahasan berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan daerah.
Pada April 2017, Darmayanti Lubis dipercaya menjadi salah satu pimpinan DPD RI. Dalam sidang paripurna pada 4 April 2017, ia ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPD RI bersama Nono Sampono, sedangkan Oesman Sapta Odang terpilih sebagai Ketua DPD RI. Darmayanti mewakili wilayah barat dalam susunan pimpinan tersebut. Ia menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua hingga berakhirnya masa jabatan pada September 2019. Di lingkungan DPD RI, Darmayanti dikenal menyuarakan penguatan kelembagaan DPD agar memiliki peran yang lebih kuat dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Perhatian terhadap kepentingan daerah menjadi bagian dari aktivitasnya selama berada di parlemen. Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga mencatat keterlibatannya dalam pemberdayaan perempuan, terutama dalam mendorong partisipasi perempuan di bidang politik.
Darmayanti memiliki latar pendidikan tinggi di bidang teknik. Ia menyelesaikan program doktor dalam bidang Industrial Engineering di University of Leeds, Inggris, pada 1990. Sebelum menjadi anggota DPD RI, ia telah menjalani karier sebagai dosen di Fakultas Teknik USU hingga mencapai jenjang guru besar. Latar belakang akademik tersebut membedakannya dari sejumlah politikus yang memulai karier langsung melalui partai politik. Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai anggota DPD RI pada 2019, perjalanan Darmayanti tetap menjadi bagian dari catatan tokoh akademisi yang terlibat dalam politik nasional. Pengalamannya di perguruan tinggi dan parlemen memperlihatkan keterlibatan dalam dua bidang berbeda, yaitu pendidikan tinggi dan perwakilan daerah.
