Prabowo Subianto

You are here:
Wan Thamrin Hasyim

Wan Thamrin Hasyim merupakan birokrat dan politikus Partai Golongan Karya (Golkar) yang pernah menjabat sebagai Gubernur Riau periode 2018–2019. Pria kelahiran Bagansiapiapi ini mengawali kariernya sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Pengalaman panjang di birokrasi membuatnya dipercaya mengisi sejumlah posisi strategis sebelum kemudian memimpin Kabupaten Rokan Hilir dan Provinsi Riau. Karier Wan Thamrin di pemerintahan dimulai pada 1974. Ia pernah bertugas di bidang pendapatan daerah dan menduduki sejumlah jabatan struktural, di antaranya Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Riau, Kepala Biro Perekonomian, serta Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Riau. Ketika Kabupaten Rokan Hilir terbentuk sebagai daerah otonom pada 2000, ia dipercaya menjadi Pelaksana Tugas Bupati Rokan Hilir. Setahun kemudian, Wan Thamrin dilantik sebagai bupati definitif pertama di kabupaten tersebut dan menjalankan masa jabatan hingga 2006.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Bupati Rokan Hilir, Wan Thamrin tetap aktif dalam berbagai kegiatan di luar pemerintahan. Ia terlibat dalam pengelolaan Yayasan Raja Ali Haji serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan adat Melayu. Pengalamannya di pemerintahan daerah kemudian membawanya kembali ke panggung politik. Pada 25 April 2017, DPRD Provinsi Riau memilih Wan Thamrin sebagai Wakil Gubernur Riau untuk mendampingi Arsyadjuliandi Rachman. Ia resmi dilantik pada 12 Mei 2017 untuk mengisi posisi tersebut. Kariernya di pemerintahan provinsi berlanjut setelah Arsyadjuliandi Rachman mengundurkan diri dari jabatan gubernur pada 2018 untuk mengikuti Pemilihan Legislatif. Wan Thamrin kemudian menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Riau. Ia selanjutnya dilantik sebagai Gubernur Riau definitif pada 10 Desember 2018. Masa kepemimpinannya berlangsung hingga 19 Februari 2019, sebelum pemerintahan Provinsi Riau beralih kepada Syamsuar dan Edy Natar Nasution.

Selama menjabat sebagai gubernur, Wan Thamrin Hasyim turut memberikan perhatian terhadap pelestarian budaya Melayu Riau. Salah satu agenda yang didorong pemerintahannya adalah pengembangan pendidikan budaya Melayu di lingkungan sekolah melalui kerja sama dengan Lembaga Adat Melayu Riau. Setelah purnatugas, Wan Thamrin tetap dikenal sebagai tokoh yang memiliki perjalanan panjang dalam birokrasi dan pemerintahan daerah Riau, mulai dari pejabat teknis hingga menduduki posisi kepala daerah di tingkat kabupaten dan provinsi.

Visi

Terwujudnya Provinsi Riau sebagai Pusat Perekonomian dan Kebudayaan Melayu dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis, Sejahtera Lahir dan Batin, di Asia Tenggara Tahun 2025.

Misi

Meningkatkan pembangunan infrastruktur.
Meningkatkan pelayanan pendidikan.
Meningkatkan pelayanan kesehatan.
Menurunkan kemiskinan.
Mewujudkan pemerintahan yang handal dan terpercaya serta pemantapan kehidupan politik.
Membangun masyarakat yang berbudaya Melayu, beriman, dan bertaqwa.
Memperkuat pembangunan pertanian dan perkebunan.
Meningkatkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup serta pariwisata.
Meningkatkan peran swasta dalam pembangunan.

Riwayat Pendidikan

Riwayat Jabatan

PNS Pemerintah Provinsi Riau (1974–1983)
Kepala Cabang Dinas Pendapatan Daerah (1983–1987)
Kepala Dispenda Tingkat II Kabupaten Kepulauan Riau (1987–1995)
Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Riau (1995–1997)
Kepala Biro Perekonomian Provinsi Riau (1997–1998)
Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Riau (1998–2000)
Plt. Bupati Rokan Hilir (2000–2001)
Bupati Rokan Hilir (2001–2006)
Wakil Gubernur Riau (2017–2018)
Plt. Gubernur Riau (2018)
Gubernur Riau (2018–2019)