Muhammad Rasyid Bancin adalah Wali Kota Subulussalam periode 2025–2030 yang dikenal sebagai pemimpin muda dengan fokus kuat pada reformasi keuangan daerah dan pembangunan infrastruktur. Lahir pada 5 April 1986 di Lipat Kajang, Aceh Singkil, Rasyid tumbuh dalam keluarga religius dan menghabiskan masa pendidikannya di lembaga-lembaga pesantren. Latar belakang pendidikan berbasis agama ini membentuk kedisiplinan, karakter sederhana, serta kedekatannya dengan masyarakat akar rumput.
Setelah memenangkan Pilkada 2024–2025, ia resmi dilantik pada 15 Februari 2025. Salah satu agenda paling menonjol dalam kepemimpinannya adalah komitmen besar untuk melunasi utang daerah Subulussalam, yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah, dan menargetkan kondisi tanpa defisit paling lambat akhir 2027. Langkah ini ia tekankan sebagai pondasi penting untuk memastikan program-program pembangunan dapat berjalan lebih efektif.
Selain penataan anggaran, Rasyid Bancin juga memberi perhatian pada pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan antar-kecamatan, fasilitas umum, serta penyelesaian proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang sangat dibutuhkan masyarakat. Di bidang pendidikan, ia mendorong peningkatan akses bagi warga pedalaman melalui konsep “Sekolah Rakyat”.
Melalui pendekatan yang dekat dengan warga, kepemimpinan Rasyid Bancin diharapkan membawa Subulussalam menuju tata kelola yang lebih transparan dan pembangunan yang lebih merata.
