Prabowo Subianto

You are here:
Agus Haris

Agus Haris adalah Wakil Wali Kota Bontang untuk periode 2025–2030, mendampingi Wali Kota Neni Moerniaeni. Lahir pada 2 Maret 1972 di Polewali Mamasa, Sulawesi Barat. Sebelum memegang jabatan eksekutif, ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bontang dan Wakil Ketua DPRD. Sebagai wakil wali kota, Agus aktif mendorong program peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam pendidikan dan ketenagakerjaan, serta menguatkan kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan komunitas lokal.

Agus Haris juga menekankan pentingnya birokrasi yang bersih dan pelayanan publik yang responsif. Di masa jabatannya, Bontang meraih predikat sebagai kota “sangat inovatif” di Kalimantan Timur, dan Agus mendorong target agar setiap OPD menghasilkan lima inovasi. Selain itu, dia menyoroti pembangunan inklusif: bantuan modal usaha untuk pencari kerja, dukungan untuk UMKM, serta investasi sosial sebagai upaya mengurangi pengangguran dan memajukan kesejahteraan masyarakat. Kepemimpinan Agus Haris ditandai oleh semangat gotong-royong, partisipasi publik, dan integritas birokrasi.

Visi

Sebagai bagian dari kepemimpinan Bontang periode 2025–2030, Agus Haris mendukung visi kota sebagai “Kota Industri dan Jasa yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan” (mitra IKN).

Misi

Beberapa misi yang diperjuangkan:

  1. Meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan inklusif dan beasiswa.

  2. Menyediakan akses pekerjaan dan modal usaha untuk pencari kerja dan pelaku UMKM.

  3. Menguatkan kolaborasi dengan ormas sebagai mitra pembangunan sosial dan budaya.

  4. Mendorong birokrasi yang ikhlas dan akuntabel untuk pelayanan publik yang lebih baik.

Riwayat Pendidikan

  • S.H. (Sarjana Hukum) – menurut profil calon dan media.

  • Lulusan Universitas Trunajaya Bontang (S1 Hukum)

Riwayat Jabatan

  • Anggota DPRD Kota Bontang (beberapa periode)

  • Wakil Ketua DPRD Kota Bontang sebelum menjadi wakil wali kota.

  • Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bontang.

  • Wakil Wali Kota Bontang (2025–2030).