Prabowo Subianto

You are here:
Dedie Abdu Rachim

Dedie Abdu Rachim adalah tokoh politik dan pejabat publik di Kota Bogor, Jawa Barat. Sebelum menjadi wali kota, Dedie menjabat Wakil Wali Kota Bogor selama periode 2019–2024 mendampingi Bima Arya Sugiarto. Latar belakangnya unik: dia pernah bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai staf dan penanggung jawab beberapa unit strategis seperti pendidikan publik, hubungan antar-instansi, dan riset. Ia kemudian meninggalkan KPK untuk terjun ke politik dan mencalonkan diri sebagai wali kota.

Pada Pemilihan Wali Kota Bogor 2024, Dedie menang dengan 183.500 suara dan dilantik menjadi Wali Kota Bogor pada 20 Februari 2025. Sebagai wali kota, Dedie Abdu Rachim menegaskan komitmen untuk memberantas premanisme dengan membentuk satuan tugas (satgas) khusus, serta mendorong pemerintahan yang responsif terhadap aspirasi warga, terutama melalui birokrasi yang lebih adaptif dan cepat menanggapi keluhan publik. Dedie juga banyak mendapat pengakuan sebagai pemimpin inovatif dan kolaboratif, termasuk penghargaan atas kepedulian terhadap lingkungan. Dengan gaya kepemimpinan yang komunikatif dan pragmatis, ia berupaya membawa Bogor “terus berlari” maju dalam pembangunan dan pelayanan publik.

Visi

Belum secara eksplisit tersedia satu frasa “visi” resmi di publik dari Dedie yang terverifikasi di sumber utama bebas (media lokal/pemerintah). Namun, melalui pernyataan dan kebijakan awalnya, visi kepemimpinannya dapat digambarkan sebagai: Pemerintah Kota Bogor yang responsif, kolaboratif, inovatif, dan menjamin rasa aman serta kesejahteraan masyarakat. (diambil dari gaya kebijakan dan pidato publik)

Misi

Berdasarkan kebijakan awal dan pernyataan publik:

  1. Meningkatkan keamanan publik dengan memberantas premanisme melalui pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme.

  2. Meningkatkan respons birokrasi pemerintahan terhadap keluhan dan aspirasi warga, agar ASN (Aparatur Sipil Negara) lebih proaktif dan tidak menunggu masalah menjadi viral di media sosial.

  3. Mendorong kolaborasi lintas stakeholder (masyarakat, media, perangkat pemerintahan) untuk menciptakan inovasi di bidang lingkungan dan pelayanan publik.

Riwayat Pendidikan

  • Sekolah Menengah Atas: SMA Regina Pacis, Bogor.

  • S1: Desain Industri (Industrial Design), Institut Teknologi Bandung (ITB).

  • S2: Magister Administrasi Publik, Universitas Indonesia (UI), lulus tahun 2013.

Riwayat Jabatan

  • Pegawai swasta (sebelum 2005) di beberapa perusahaan, termasuk Astra Mobil.

  • Pegawai di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2005. Menjabat sebagai direktur atau pejabat fungsional di berbagai unit KPK (seperti pendidikan masyarakat, penelitian, hubungan antar lembaga) hingga 2017.

  • Wakil Wali Kota Bogor periode 2019–2024, mendampingi Wali Kota Bima Arya.

  • Bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) sebelum mencalonkan diri sebagai Wali Kota Bogor di Pilkada 2024.

  • Wali Kota Bogor sejak 20 Februari 2025.