Vinanda Prameswati adalah salah satu pemimpin termuda di Indonesia, yang menjabat sebagai Wali Kota Kediri sejak 20 Februari 2025. Lahir di Surabaya pada 12 Juni 1998, ia tumbuh dengan latar belakang keluarga polisi — ayahnya, Edy Herwiyanto, adalah perwira Polri.
Sebelum menjadi wali kota, Vinanda Prameswati aktif dalam organisasi kemasyarakatan, terutama sebagai Ketua Harian Relawan Suket Teki Nusantara (RSTN), dan juga terlibat dalam pemberdayaan pedagang kaki lima di Kota Kediri.
Setelah dilantik, Vinanda langsung menetapkan visi “Kota Kediri MAPAN” — akronim dari Maju, Agamis, Produktif, Aman, Ngangenin — dan menyusun Sapta Cita sebagai komitmen pembangunan:
- Merata RT/RW (pembangunan sosial)
- Kreatif & Produktif (SDM dan ekonomi)
- Pariwisata (icon kota & wisata lokal)
- Lingkungan berkelanjutan
- Smart City
- Pemerintahan yang responsif & cepat
- Infrastruktur berkualitas
Dalam 100 hari pertamanya, salah satu program utamanya adalah meningkatkan insentif untuk RT/RW, Posyandu, dan guru ngaji; juga membuka kanal laporan publik lewat “Lapor Mbak Wali” agar warga bisa menyampaikan aspirasi secara langsung.
Survei publik setelah 100 hari menjabat menunjukkan bahwa 81,7% warga Kota Kediri puas dengan kinerjanya, terutama dalam pembangunan SDM.
