Sanitiar Burhanuddin (lahir di Cirebon, Jawa Barat, 17 Juli 1954) adalah seorang jaksa karier yang telah meniti jalan panjang di institusi penegakan hukum Indonesia, hingga dipercaya sebagai Jaksa Agung Republik Indonesia sejak 23 Oktober 2019.
Memulai tugasnya sebagai staf di Kejaksaan Tinggi Jambi pada tahun 1989, Burhanuddin kemudian menduduki sejumlah posisi kunci di berbagai daerah — mulai dari Kepala Kejaksaan Negeri Bangko (Jambi), Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat.
Sebelum diangkat menjadi Jaksa Agung, Sanitiar Burhanuddin menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun), yang memberinya pengalaman strategis dalam menangani perkara negara dan koordinasi antarlembaga. Sebagai Jaksa Agung, Burhanuddin dikenal karena memimpin pengungkapan sejumlah kasus korupsi besar negara — antara lain korupsi tata niaga timah (IUP PT Timah Tbk), serta kasus-kasus keuangan dan lingkungan yang terkait kerugian negara dan kawasan gambut.
Di bawah kepemimpinannya, institusi kejaksaan mendapat sorotan publik yang meningkat terkait kinerjanya, seperti survei yang menempatkan Kejaksaan sebagai salah satu lembaga yang dipercaya publik
