Prabowo Subianto

You are here:
Iftitah Sulaiman Suryanagara

Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (lahir 10 Maret 1977 di Pandeglang, Banten) adalah seorang politik, pengusaha, dan purnawirawan TNI AD yang saat ini menjabat sebagai Menteri Transmigrasi dalam Kabinet Merah Putih sejak Oktober 2024.

Iftitah adalah lulusan Akademi Militer tahun 1999, di mana ia juga mendapatkan penghargaan sebagai lulusan terbaik. Dalam karier militer, ia bertugas sebagai perwira Kavaleri (tank), dan pernah menjadi komandan peleton, perwira operasi, serta penugasan luar negeri sebagai anggota pasukan perdamaian PBB (UN Peacekeeping) di Lebanon.

Setelah pensiun dini dari TNI, Iftitah memasuki dunia bisnis dan investasi, khususnya perusahaan di sektor energi dan konsultasi. Dia juga aktif sebagai penulis dan pengajar di institusi pendidikan, menyampaikan gagasan strategis di bidang keamanan, geopolitik, dan pembangunan nasional.

Sebagai Menteri Transmigrasi, Iftitah menyampaikan bahwa visi transmigrasi masa depan harus “Transmigrasi 4.0” dan “Transmigrasi 5.0”, yaitu transmigrasi yang tidak sekadar memindahkan penduduk, melainkan transformasi kawasan berbasis ekonomi, teknologi, inklusif, serta berkelanjutan. Dia juga mengusulkan pengembangan BUMT (Badan Usaha Milik Transmigran Merah Putih) sebagai korporasi rakyat yang mengelola aset tanah transmigran bersama warga transmigrant sebagai pemilik saham mayoritas.

Visi

Visi transmigrasi di bawah kepemimpinannya diarahkan untuk memperkuat transmigrasi sebagai strategi pembangunan nasional, bukan sekadar perpindahan penduduk. Ia menekankan integrasi kawasan, nilai tambah lokal, transformasi ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.

Misi

  • Mengubah model transmigrasi menjadi kawasan produktif dengan dukungan infrastruktur, teknologi, dan ekonomi lokal.

  • Membentuk BUMT Merah Putih agar transmigran memiliki kepemilikan ekonomi atas tanah dan aset.

  • Menyelaraskan kebijakan lintas kementerian (PUPR, ESDM, Pendidikan, Lingkungan) agar kawasan transmigrasi menyatu dengan pembangunan nasional.

  • Mengarusutamakan penggunaan teknologi, data, dan perencanaan berbasis wilayah dalam penentuan lokasi transmigrasi baru.

Riwayat Pendidikan

  • Akademi Militer (Akmil), lulus 1999 (terbaik)

  • Pendidikan militer lanjutan dan pelatihan perwira (Kavaleri / tank / operasi)

  • Pendidikan non-formal & pengembangan keahlian investasi / strategi dalam dunia bisnis & konsultasi (setelah pensiun TNI)

Riwayat Jabatan

  • Perwira TNI AD (1999–2019)

  • Komandan Peleton Kavaleri, perwira operasi di Aceh, penugasan sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon, instruktur internasional misi perdamaian.

    • Instruktur internasional, staf pimpinan TNI, narasumber strategi militer & diplomasi.

    • Purnawirawan, dan kemudian pengusaha / investor & konsultan strategi setelah pensiun dini.

    • Menteri Transmigrasi RI (2024–sekarang)