Prabowo Subianto

You are here:
Sjafrie Sjamsoeddin

Sjafrie Sjamsoeddin (lahir 30 Oktober 1952 di Makassar, Sulawesi Selatan) adalah seorang perwira tinggi purnawirawan TNI dan birokrat pertahanan yang kini menjabat Menteri Pertahanan dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Sebelum menjabat sebagai Menhan, ia pernah menjadi Wakil Menteri Pertahanan periode 2010-2014 dan juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Departemen/Kementerian Pertahanan pada 2005.

Karier militernya dimulai setelah lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) tahun 1974. Ia mengawali tugas sebagai Komandan Peleton Kopassus, kemudian naik ke berbagai posisi seperti Komandan Kompi, Perwira Intel di Kopassus, Danrem, Kepala Staf Kodam, dan posisi strategis lainnya.

Sebagai Menhan, Sjafrie ditugaskan menghadapi tantangan pertahanan seperti memperkuat kapasitas militer, menjaga kedaulatan wilayah, penataan pertahanan nasional, dan memperkuat kolaborasi sipil-militer. Pengalamannya yang panjang di militer dan manajemen pertahanan membuatnya dianggap cocok untuk memimpin sektor penting tersebut dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Visi

Menjadikan pertahanan Indonesia yang kuat, modern, dan mandiri dalam menghadapi tantangan keamanan masa kini dan masa depan, sambil menjunjung tinggi prinsip kedaulatan dan kerjasama internasional.

Misi

  1. Meningkatkan profesionalisme dan kesiagaan TNI melalui pelatihan, teknologi, dan modernisasi alutsista.

  2. Memperkuat sinergi antara unsur sipil dan militer dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan pertahanan.

  3. Memastikan pertahanan wilayah (termasuk pulau terluar, perbatasan, laut, udara) terlindungi secara optimal.

  4. Mendorong pengembangan industri pertahanan dalam negeri untuk meningkatkan kemandirian.

  5. Membina kerja sama pertahanan bilateral dan multilateral demi keamanan regional dan global.

Riwayat Pendidikan

  • Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), lulus 1974

  • Pendidikan militer tambahan: Sesarcabif, Dik PARA, Dik PARA Utama, Free Fall, Seskoad, Sesko TNI, Lemhanas RI

  • Pendidikan pasca militer: Universitas Pertahanan (Unhan) RI – Doktor Konsentrasi Manajemen Pertahanan, Disertasi mengenai kerja sama sipil-militer dalam kebijakan pertahanan negara (2023)

Riwayat Jabatan

  • Komandan Peleton Grup 1 Kopassus (1975–1977)

  • Komandan Kompi Kopassus (1977–1980)

  • Perwira Intelijen Operasi Kopassus (1980–1985)

  • Komandan Batalyon 22 Grup 2 Kopassus (1986–1988)

  • Asisten Intelijen Danjen Kopassus (1988–1991)

  • Komandan Korem 051/Wijayakarta (1992–1994)

  • Asisten Operasi Kasdam Jaya (1994–1995)

  • Kepala Staf Kodam Jaya (Kasdam Jaya) (1996–1997)

  • Panglima Kodam Jaya (Pangdam Jaya/Jayakarta) (1997–1998)

  • Sekretaris Jenderal Departemen Pertahanan (2005–2010)

  • Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia (2010–2014)

  • Dosen & Peneliti Pertahanan di Universitas Pertahanan (Unhan) (2015–2023)

  • Menteri Pertahanan Republik Indonesia (2024–sekarang)